Sanitasi dan Toksikologi Lingkungan (LNK) PERTEMUAN 1
Nama : Viena Sukmawati
NIM/Kelas : J3M118078/A2
SANTOKLING PERT 1
DEFINISI DAN RUANG LINGKUP SANITASI
Sanitasi secara umum merupakan perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih. sedangkan sanitasi lingkungan merupakan status kesehatan suatu lingkungan yang mencangkup perumahan, pembuangan kotoran, dan penyediaan air bersih dsb.Sanitasi memiliki tujuan sebagai keberhasilan lingkungan manusia dan mengembalikan memperbaiki serta mempertahankan kesehatan manusia.
PERMASALAHAN MASYARAKAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN SANITASI
1. Penyediaan air bersih/ krisis air bersih
2. Limbah domestik
3. Menumpuknya sampah di TPA
4. Membuang sampah sembarangan di sungai
dari berbagai macam permasalahan di atas akan timbul berbagai dampak bagi kesehatan, beberapa cotohnya yaitu : Diare, Penyakit Kulit, Tifus, dan cacingan.
SANIMAS
sanitasi berbasis masyarakat merupakan sebuah program yang dibuat untuk menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat baik individu maupun kelompok.
Ruang Lingkup Sanimas mencangkup : Supply air bersih, pengelolaan dan pemanfaatan limbah domestik, pengawasan dan pengendalian, serta kesehatan masyarakat.
PAMSIMAS
penyediaan air minum dan sanitas berbasis masyarakat, indonesia dapat menyediakan layanan air minum yang aman dan sanitasi yang layak bagi seluruh warga nya. program ini dijalankan agar warga miskin pedesaan dan pinggiran kota dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitas
PENERAPAN SANITASI
*LINGKUNGAN RUMAH*
Contoh sanitasi di lingkungan rumah ada beberapa contohnya yaitu :
1. Menerapkan konsep 4R
2. Menggunakan tempat sampah tertutup
3. Meminimalisir penggunaan bahan sintesis
*LINGKUNGAN KERJA*
1. Aksesibilitas
2. Penyediaan Air
3. Kebersihan toilet
4. Pengelolaan Limbah
PERAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM SANITASI
*PEMERINTAH*
- Melakukan koordinasi lintas sektor dan lintas program
- Menyiapkan materi pelatihan teknis
- Melakukan pemantauan dan evaluasi
- Melakukan kajian, penelitian dan pengembangan.
*MASYARAKAT*
- Mengambil tanggung jawab atas kesehatan diri sendiri
- Mengembangkan kontribusi dan pengembangan kesehatan
TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN
*SEJARAH*
(500-600 BC) ”toxic” adalah berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari akar kata tox, dalam bahasa Yunani tox berarti panah. Dimana panah pada saat itu digunakan sebagai senjata dalam peperangan, yang selalu pada anak panahnya terdapat racun.yg sengaja dimanfaatkan untuk membunuh atau bunuh diri. Pembunuhan dengan bahan beracun umum terjadi di Eropa selama berabad-abad.
(460 - 370 BC) Hippocrates
dikenal sebagai bapak kedokteran,disamping itu dia juga di kenal sebagai toksikolog. Dia banyak menulis racun bisa ular dan di dalam bukunya juga menggambarkan bahwa orang Mesir Kuno telah memiliki pengetahuan penangkal racun.
kemajuan toksikologi yaitu pada abad 16 dan sesudahnya
(1787 - 1853) Matthieu Joseph Bonaventura Orfila dikenal sebagai bapak toksikologi modern. Pada awal karirnya ia mempelajari kimia dan matematika, dan selanjutnya mempelajari ilmu kedokteran di Paris. Dalam tulisannya mengembangkan hubungan sistematik antara suatu informasi kimia dan biologi tentang racun. Dia adalah orang pertama, yang menjelaskan nilai pentingnya analisis kimia guna membuktikan bahwa simtomatologi yang ada berkaitan dengan adanya zat kimia tertentu di dalam badan.
Orfila dikenal sebagai bapak toksikologi modern karena minatnya terpusat pada efek tokson, selain itu karena ia memperkenalkan metodologi kuantitatif ke dalam studi aksi tokson pada hewan, pendekatan ini melahirkan suatu bidang toksikologi modern, yaitu toksikologi forensik. Dalam bukunya Traite des poison, terbit pada tahun 1814, dia membagi racun menjadi enam kelompok, yaitu: corrosives, astringents, acrids, stupefying or narcotic, narcoticacid, dan septica atau putreficants.
*DEFINISI*
Toksikologi merupakan salah satu bidang ilmu yang mempelajari efek berbahaya suatu bahan kimia yang penggunaannya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
Toksikologi lingkungan merupakan studi tentang efek dari polutan terhadap lingkungan hidup serta bagaimana hal itu dapat mempengaruhi ekosistem.
Toksikologi lingkungan merupakan ilmu yang mempelajari efek berbahaya dari zat kimia yang masuk ke dalam tubuh makhluk hidup dengan berbagai cara, karena adanya kontak dengan zat kimia yang berada di udara, air atau tanah. Pencemaran yang terjadi di dalam udara, air maupun tanah dapat di sebabkan oleh sebab toksik zat kimia yang masuk ke dalam lingkungan.
*RUANG LINGKUP*
Ruang lingkup toksikologi terbagi tiga yaitu lingkungan,ekonomi, dan kehakiman. Toksikologi lingkungan berhubungan dengan dampak zat kimia yang berpotensi merugikan yg muncul sebagai polutan ini dan mempunyai efek merugikan bagi organisme khusunya manusia, polutan ini muncul karena adanya pelepasan ke lingkungan dan kemudian timbulah respon individu,populasi dan komunitas, jadi pada dasarnya enviromenral toksikologi itu tdk lepas dari ekotoksikologi.
Komentar
Posting Komentar